Universitas Padjadjaran

Usep Rohmat Jadi Inspirasi Program Bidikmisi bagi Penyandang Difabel

Oleh: admin kesos
March 6, 2014

[Unpad.ac.id, 28/02/2014] Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi beberapa prestasi yang telah diraih mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia, salah satunya ialah Wulan Dwi Sakinah, wisudawan penerima Bidikmisi dari Fakultas Kedokteran Unpad. Wulan, bersama 3 alumni mahasiswa Bidikmisi dari perguruan tinggi lainnya menerima penghargaan dari Presiden.

Mendikbud, Mohammad Nuh, danUsep Rohmat, penyandang difabel yang juga mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unpad, saat acara Malam Ramah Tamah Mendikbud dengan Mahasiswa Bidikmisi di Jakarta, Kamis (27/2) kemarin. (Foto oleh: Arief Maulana)*Mendikbud, Mohammad Nuh, danUsep Rohmat, penyandang difabel yang juga mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Unpad, saat acara Malam Ramah Tamah Mendikbud dengan Mahasiswa Bidikmisi diJakarta, Kamis (27/2) kemarin. (Foto oleh: Arief Maulana)*

Hal tersebut dilakukan pada saat “Silaturahim Nasional Bidikmisi 2014 dengan Presiden RI”, Kamis (27/02) di Birawa Hall, Bidakara Building, Jakarta. Sebelum memberikan penghargaan, Presiden pun diperlihatkan film pendek tentang testimoni 4 alumni berikut aktivitas sehari-hari dan akademik di lingkungan kampusnya.

Acara ini diikuti oleh sekira 1.000 mahasiswa Bidikmisi dari perguruan tinggi se-Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia beserta Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad, Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa dan staf, serta rektor dan tamu undangan dari perguruan tinggi lainnya.

Takpelak, Presiden beserta istri ikut menitikkan air mata. Hal ini diungkapkannya saat memberikan amanatnya. “Saya ikut menitikkan air mata. Karena itu pulalah yang dulu saya alami dan rasakan,” ujar Presiden yang langsung disambut dengan tepuk tangan hadirin.

SBYRektor BidikmisiPresiden pun menceritakan kisah masa mudanya yang penuh perjuangan semasa masih tinggal di Pacitan, Jawa Timur. Pengalaman tersebut kemudian melahirkan tekad yang membara untuk mengentaskan kemiskinan dan kesulitan, terutama dalam hal mendapatkan pendidikan yang layak. Program Bidikmisi ini adalah salah satu jawaban Presiden.

“Semoga kisah yang pernah saya alami itu tidak terjadi di era baru dimana kita bisa membangun lebih baik dan berbuat lebih banyak untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan,” kata Presiden.

Oleh karena itu, Presiden pun bukan hanya terus mendorong keberlangsungan program Bidikmisi, tetapi ingin terus meningkatkan dan memperluas jangkauan program tersebut. Ia pun menginstruksikan Mendikbud dan menteri terkait lainnya untuk mewujudkan keinginan tersebut.

“Berkurangnya angka kemiskinan harus terus diupayakan. Pada masa inilah harus diimbangi dengan Program Bidikmisi yang akhirnya meringankan beban para orang tua,” kata Presiden.

Sementara itu, pada saat Malam Ramah Tamah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh berkomentar terkait dengan acara tersebut. “Presiden mengungkapkan bahwa ini adalah acara kepresidenan yang paling mengesankan. Karena Anda semua dapat menyentuh perasaannya,” ujar Mendikbud kepada peserta Bidikmisi.

Mendikbud pun akan meningkatkan program Bidikmisi tersebut, termasuk di dalamnya Bidikmisi bagi studi Profesi dan Pascasarjana, serta Bidikmisi bagi program fast track. “Siapapun anak Indonesia yang telah menunjukkan prestasinya, kita akan siapkan beasiswa,” kata Mendikbud.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikbud juga mengundang Usep Rohmat, mahasiswa Bidikmisi Unpad yang merupakan penyandang difabel. “Ini adalah salah satu kebanggaan Indonesia. Kita jangan kalah terhadap mereka. Nanti kita juga akan siapkan beasiswa bagi penyandang difabilitas,” pesan Mendikbud.

Usep Rohmat adalah mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Unpad angkatan 2011. (Bacajuga: Usep Rohmat Ingin Terus Melompat Menjangkau Impiannya dan Melalui Bidikmisi, Usep Rohmat Optimis Torehkan Prestasi di Unpad)

Rektor Unpad pun memberikan cinderamata berupa buku “Bidikmisi, Jembatan Meraih Masa Depan”. Buku ini merupakan kumpulan dari profil 26 alumni Unpad penerima Bidikmisi. Buku tersebut diserahkan kepada Presiden dan Mendikbud.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh *

Category: Berita Kesos, Info dari Dosen | RSS 2.0 | Give a Comment | trackback

Tidak ada Komentar

Leave a Reply

  • DEPT. ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL

    ===============================

    Keberadaan departemen ditujukan untuk:

    1). Menjamin kompetensi dan profesionalisme Dosen dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan akademiknya;

    2). Mengembangkan, mengevaluasi dan monitoring kemajuan karier akademik Dosen untuk mendukung pengembangan pendidikan;

    3).Mengoordinasikan kegiatan riset dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dosen sesuai bidang kompetensinya dalam rangka merealisasikan target kinerja lembaga;

    4). Mengoordinasikan pelaksanaan kerja sama pemanfaatan kepakaran Dosen oleh pihak lain seperti Pemerintah, pemerintahan daerah, swasta atau masyarakat;

    5). Merintis dan mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian pada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional;

    6). Memfasilitasi publikasi karya-karya ilmiah Dosen;

    7). Menyelenggarakan diseminasi hasil riset, pengabdian pada masyarakat, dan inovasi melalui kegiatan ilmiah di tingkat nasional dan internasional;

    Pemimpin Departemen:

    Ketua : Dr. dra. R. Nunung Nurwati, M.Si

    Sekretaris : Dr. Nurliana C. Apsari, S.Sos., MSW