Universitas Padjadjaran

Tuntutan Profesi Pekerja Sosial Semakin Kompleks

Oleh: admin kesos
March 14, 2012

[Unpad.ac.id, 13/03/2012] Profesi pekerja sosial di era sekarang ini memiliki persoalan-persoalan baru yang lebih kompleks dan lebih besar sehingga kurikulum Ilmu Kesejahteraan Sosial itu dituntut dapat membuat para lulusan bukan hanya mengandalkan kemampuan akademiknya saja, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat di masyarakat.

Prof. Dr. Haryono Suyono (Foto: Tedi Yusup)*

Ketua Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Prof. Dr. Haryono Suyono, mengatakan hal tersebut saat menjadi keynote speech dalam Seminar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Pekerjaan Sosial yang diselenggarakaan Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Selasa (13/03).

“Sarjana kesejahteraan sosial harus mempunyai kombinasi kemampuan pikir dan kombinasi  kemampuan tindak,” ungkap mantan Menko Kesra dan Taskin pada jaman Presiden BJ. Habibie ini. Lebih lanjut lagi, kurikulum baru nantinya harus mampu bekerjasama dengan berbagai kekuatan pembangunan lainnya.

Rektor Unpad, Prof. Dr. Ganjar Kurnia, DEA., yang membuka seminar ini mengharapkan jurusan dapat menciptakan sebuah rencana strategis mengenai kurikulum yang berbasis pada kompetensi sehingga lulusan mampu menjawab tuntutan sebagai pekerja sosial yang profesional di masa depan.

Selain dihadiri oleh para dosen serta mahasiswa, seminar ini sendiri dihadiri oleh para pemangku kepentingan di bidang pelayanan sosial, diantaranya hadir praktisi Corporate Social Responsibility, Rumah Zakat, Madani Institute, PKBI Jabar, dan masih banyak lagi. Keberadaan mereka dianggap penting pada seminar ini mengingat kurikulum yang akan dibuat nanti bakalan mencetak para lulusan yang akan berkiprah dalam bidang pelayanan sosial terhadap masyarakat.

“Masukan dari para user dan para stakeholder di sini untuk mengetahui apa sih harapan masyarakat tentang kompetensi Pekerjaan Sosial” ujar Budhi Wibhawa, Drs. M.S., Ketua Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad.

Seminar sendiri diisi oleh para pakar di bidang pendidikan Ilmu Kesejahteraan Sosial serta profesi Pekerjaan Sosial. Seminar dalam bentuk panel ini diisi oleh Budhi Wibhawa, Drs., M.S.,sebagai perwakilan dari Unpad, Ketua Bidang Pengembangan Kurikulum Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia (IPPSI), Dr. Eka Kanya Santi,  serta Ketua Umum Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI), Tata Sudrajat.

Dengan dimoderatori oleh Dr. Nunung Nurwati, panel sendiri membahas tentang bagaimana model kurikulum yang paling ideal yang harus diciptakan oleh jurusan. Diungkapkan bagaimana ke-khas-an Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial membuat sebuah skenario kewirausahaan sosial pada kurikulum-nya yang bertitik berat menciptakan seorang Social Workpreneur. Budhi Wibhawa, Drs., M.S., menjelaskan bahwa Kewirausahaan Sosial sendiri merupakan sebuah semangat bukan hanya mencari keuntungan. “Enterpreneurship itu bukan sekedar membuat perusahaan, tetapi intinya mampu kreatif, inovatif, dan berani memperjuangkan ide”.

Ia juga mengungkapkan bahwa seorang Social Workpreneur tidak akan pernah mendapat kesulitan dalam hal materiil. “Tidak ada satupun dari mereka yang miskin karena berbagi,” ungkapnya lebih lanjut.

Di sisi lain, Dr. Eka Kanya Santi, menginginkan para lulusan nantinya harus terus memperbaiki kemampuannya agar dapat menghadapi persaingan di dunia nyata “Pekerja sosial yang tidak mengupdate kompetensinya, maka dia tidak akan kompetitif,” tuturnya. *

Laporan oleh: Indra Nugraha |  |  | eh*

Tags: , , , ,

Category: Berita Kesos, Info dari Dosen | RSS 2.0 | Give a Comment | trackback

Tidak ada Komentar

Leave a Reply

  • DEPT. ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL

    ===============================

    Keberadaan departemen ditujukan untuk:

    1). Menjamin kompetensi dan profesionalisme Dosen dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan akademiknya;

    2). Mengembangkan, mengevaluasi dan monitoring kemajuan karier akademik Dosen untuk mendukung pengembangan pendidikan;

    3).Mengoordinasikan kegiatan riset dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dosen sesuai bidang kompetensinya dalam rangka merealisasikan target kinerja lembaga;

    4). Mengoordinasikan pelaksanaan kerja sama pemanfaatan kepakaran Dosen oleh pihak lain seperti Pemerintah, pemerintahan daerah, swasta atau masyarakat;

    5). Merintis dan mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian pada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional;

    6). Memfasilitasi publikasi karya-karya ilmiah Dosen;

    7). Menyelenggarakan diseminasi hasil riset, pengabdian pada masyarakat, dan inovasi melalui kegiatan ilmiah di tingkat nasional dan internasional;

    Pemimpin Departemen:

    Ketua : Dr. dra. R. Nunung Nurwati, M.Si

    Sekretaris : Dr. Nurliana C. Apsari, S.Sos., MSW